Pelajaran dari Amerika!

Bukan tentang Donald Trump yang berjanji akan mengirimkan ventilator untuk Indonesia. Juga bukan tentang saran Donald Trump untuk menginjeksi disinfektan untuk membunuh virus corona secara cepat. Juga bukan tentang sekelompok orang yang beberapa hari terakhir ini melakukan demonstrasi pada beberapa negara bagian, menentang kebijakan untuk tetap berada di rumah.

Tapi apa yang terjadi di Amerika, ada yang patut untuk dijadikan pelajaran berharga. Berangkat dari apa yang terjadi antara Gubernur New York, Andrew Cuomo dan Senator Mitch McConnell, yang berasal dari negara bagian Kentucky. Gubernur Cuomo adalah seorang demokrat, dan Sentor McConnell adalah seorang republikan. Berasal dari dua partai terbesar di Amerika.

McConnell mengatakan dia menentang dana talangan untuk negara bagian dan lebih suka melihat mereka bangkrut. Pernyataan yang juga diimbuhi dengan pendapat bahwa negara² bagian yang lebih banyak terpapar virus corona adalah “blue state”, atau negara bagian yang dipimpin oleh seorang demokrat, bukan republikan.

Pernyataan yang kemudian memantik tanggapan dari Cuomo, Gubernur New York. Tidak sekedar mengatakan itu adalah ide yang sangat bodoh, Cuomo bahkan sampai mengatakan bahwa New York lebih banyak memberikan dana kepada Pemerintah Federal dari pada menerimanya. Kebalikannya, Negara Bagian Kentucky, dapilnya McConnell yang lebih banyak menerima dari pemerintah federal, dari pada memberikannya.

Silakan tonton tanggapan Gubernur Cuomo atas pernyataan Sen. McConnell

Bisakah kita belajar bahwa ada saatnya perbedaan politik harus benar² dikesampingkan untuk sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang lebih berharga dari pada persoalan kekuasaan. Karena bagaimanapun, akan tetap ada sesuatu yang lebih besar dari pada politik maupun kekuasaan. Sebut saja kemanusiaan, akan melebihi itu semua. Siapapun presiden, dari partai apapun seorang gubernur, bupati, atau wali kota berasal, sangat tidak penting!

Apalagi sampai dengan saat ini, tidak pernah ada berita bahwa ketika virus datang, ia akan bertanya terlebih dahulu latar belakang seseorang. Tidak peduli kedudukan sosial, tidak bertanya apa pilihan politik seseorang, bahkan tak pernah pedulikan Tuhan yang disembah seseorang. Ketika virus datang, ia akan datang saja. Tanpa peduli siapa dirimu, dan tanpa permisi.

Salam.

Mhd Wahyu NZ

Ikuti » Kanal Telegram

ANIQS - Pakaian Muslim Pria
ANIQS - Pakaian Muslim Pria

Tinggalkan sebuah Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir Ke Atas