Mistral AI adalah sebuah perusahaan Prancis di balik asisten obrolan AI "Le Chat".

Le Chat: Kecerdasan Buatan Mistral AI

Mistral AI, perusahaan Prancis di balik asisten obrolan AI Le Chat dan beberapa model dasar lainnya, secara resmi dianggap sebagai salah satu perusahaan rintisan teknologi paling menjanjikan di Prancis dan bisa dibilang satu-satunya perusahaan Eropa yang dapat bersaing dengan OpenAI.

Peluncuran asisten obrolannya di toko aplikasi seluler telah disambut dengan antusias, terutama di negara asalnya. “Unduhlah Le Chat, yang dibuat oleh Mistral, daripada ChatGPT dari OpenAI – atau yang lainnya,” kata presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pengguna di Indonesia juga dapat menggunakan Le Chat yang telah mendukung Bahasa Indonesia, meskipun Mistral masih berfokus pada bahasa-bahasa yang digunakan di kawasan Eropa. Aplikasi Asisten AI Le Chat sendiri sudah tersedia di Android dan iOS. Silakan unduh jika memang ingin mencoba.

“Pembuatan kecerdasan” seperti ini tampaknya sudah menjalar ke beberapa benua dan tidak lagi didominasi oleh Amerika. Asia yang diwakili oleh China juga telah menarik perhatian beberapa waktu lalu. Salah satunya dengan DeepSeek. Sementara Mistral saat ini dianggap sebagai harapan bagi Eropa untuk AI. Indonesia?

Sebagai orang yang teramat sangat jarang menggunakan AI, bahkan dapat dikatakan bukan penggemar, maka mungkin saat ini tingkatannya masih mencoba-coba saja. Sekadar ingin tahu. Maka tidak salahnya kemudian juga mencoba Le Chat.

Biasanya mencoba dengan cara mengajukan pertanyaan yang sama untuk beberapa asisten obrolan AI. Kemudian membandingkan jawaban yang diterima. Misalnya seperti ini:

Le Chat, asisten obrolan AI yang dikembangkan oleh Mistral AI dari Prancis.

Hanya saja, pada sisi lain ada hal yang menarik dari Le Chat ini. Sebagai aplikasi yang berbasis di Eropa, pada umumnya lebih baik dari sisi privasi dari pada Amerika. Sebab itulah untuk aplikasi obrolan secara pribadi lebih memilih Threema.

Sebagai contoh, Le Chat pada halaman aplikasinya di Google Play menyatakan bahwa tidak ada data yang dibagikan kepada pihak ketiga. Sementara ChatGPT dan DeepSeek menyatakan bahwa terdapat data yang dapat dibagikan kepada perusahaan atau organisasi lain. Data yang dikumpulkan oleh aplikasi tersebut juga lebih sedikit dari pada aplikasi sejenis lainnya.

Namun mungkin, soal itu terpulang kepada masing-masing pengguna. Sementara sampai dengan saat ini, aku sendiri lebih memilih untuk tidak menggunakan aplikasi AI. Ya, ini hanya soal pilihan.

Salam.

Mhd Wahyu NZ

Ikuti » Kanal Telegram

ANIQS - Pakaian Muslim Pria
ANIQS - Pakaian Muslim Pria

Tinggalkan sebuah Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir Ke Atas