Telegram mengumumkan pelaksanaan kontes terbuka dengan menyediakan total hadiah uang lebih dari 800 juta rupiah. (Gambar ilustrasi: Telegram).

Kontes Telegram Berhadiah 800 Juta

Telegram baru saja mengumumkan pelaksanaan kontes yang terbuka bagi semua orang. Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal pribadi resmi CEO Telegram Pavel Durov, serta Kanal Telegram Designers. Total hadiah untuk kontes ini adalah $50.000 atau lebih dari 800 juta rupiah (dengan kurs $1 = Rp16.000).

Durov melalui kanalnya tampak menuangkan kekesalan dan sekaligus menyampaikan:

Kami baru saja meluncurkan kontes pertama kami untuk para pembuat konten. Tujuannya sederhana: membuat video viral yang menunjukkan bagaimana Telegram selalu lebih unggul dari peniru murahannya – WhatsApp.

Kami telah memergoki WhatsApp melakukan kampanye PR yang menjelek-jelekkan Telegram, jadi sudah sepantasnya kami membalasnya. Tidak ada lagi yang namanya bermain baik – lepaskan sarung tangan sekarang 🥊

Saatnya untuk membangunkan pengguna WhatsApp. Mereka terjebak di masa lalu, menggunakan versi inovasi yang terlambat dan sudah dilemahkan yang dipelopori oleh Telegram jauh sebelumnya.

Berikut adalah beberapa informasi lebih detail tentang pelaksanaan kontes yang dilaksanakan oleh Telegram ini.

  • Dana hadiah: Hingga $50.000 / lebih dari Rp800.000.000,00
  • Batas waktu: Tanggal 26 Mei 2025 pukul 23:59 waktu Dubai
  • Peserta: Terbuka untuk semua orang
  • Pengumuman: Juni 2025

Tugas Peserta

Membuat video yang menyoroti kepemimpinan inovasi Telegram atas WhatsApp dengan menunjukkan bagaimana Telegram memperkenalkan fitur-fitur utama bertahun-tahun sebelum WhatsApp menyalin atau mengadopsinya.

Persyaratan

  • Seluruh teks di layar dan konten lisan harus dalam bahasa Inggris;
  • Video Anda tidak boleh lebih dari 180 detik;
  • Anda bisa mendapatkan inspirasi dari materi yang kami sediakan;
  • Anda dapat menggunakan alat Al sebagai bantuan tambahan.

Penilaian

Kejelasan, dampak visual, potensi meme, dan viralitas. Video Anda harus sesuai untuk platform seperti TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan format vertikal berdurasi pendek lainnya.

Pengiriman Karya

Tata cara pengiriman karya kepada Telegram akan disampaikan saat mendekati batas waktu. Untuk itu, silakan ikuti kanal Telegram Designers atau kanal Pavel Durov.

Materi

Untuk membantu peserta memulai, Telegram telah menyertakan 30 fitur utama yang pertama kali diperkenalkan Telegram yang kemudian seluruhnya dikloning oleh WhatsApp. Tentu saja, daftar ini tidak lengkap. Bahkan tidak mencakup banyak fitur yang dinikmati pengguna Telegram yang masih belum ada di WhatsApp.

Salam.

Mhd Wahyu NZ

Ikuti » Kanal Telegram

ANIQS - Pakaian Muslim Pria
ANIQS - Pakaian Muslim Pria

Tinggalkan sebuah Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir Ke Atas