Ini memang bukan sesuatu yang istimewa atau luar biasa. Sekedar cerita tentang dua buah SMS (Short Message Services). Layanan yang mungkin sudah tidak sangat banyak yang masih menggunakannya. Karena sudah kalah pamor dengan beragam aplikasi perpesanan instan. Jangankan SMS, fasilitas telepon yang fixed line saja juga sudah sangat jarang yang menggunakan.
Kembali ke soal SMS. Tempo hari yang nyaris sekali pukul sebelas malam menerima sebuah SMS atau pesan singkat. Nomor pengirimnya 88771, yang isinya: “Balas YES untuk menerima SMS dari +6282297261668 dgn biaya Rp495 dibebankan ke Anda atau balas ON jika selalu setuju menerima permintaan dari nomor tsb”.
Rupanya sebuah Collect SMS. Berarti ada SMS yang dikirim dari nomor +6282297261668, dan pengirim awal itu tampaknya kehabisan pulsa. Sebab itulah biaya SMS dibebankan kepada penerima. Karena tidak pernah lagi menghafal nomor telepon, maka mau tidak mau mencari dalam kontak, siapa pemilik nomor itu. Ternyata tidak ada.
Meski tidak ada dalam kontak, tapi hari sudah cukup malam. Bisa jadi ada seorang kawan yang perlu menyampaikan sesuatu malam-malam begitu. Sepertinya dia juga tahu bahwa akunya masih setia menggunakan SMS. Jadilah akhirnya membalas dengan YES, sebagai pernyataan bersedia untuk menerima SMS sekaligus bersedia menanggung biayanya sebesar Rp495,-.
Begitu YES terkirim, kemudian masuk sebuah SMS dari +6282297261668 yang ternyata berisi:
GAdekan BkPB Mobil Mtr
+6282297261668
Promo Superr deal 0.8%
Bsa TO dri lsing lain
Bebas Byy Admn dan Ptongan
Suported by PT BfFI Fnance
Sialan! Ternyata isinya adalah pesan spam yang menawarkan untuk menggadaikan BPKB mobil dan motor. Pakai promo pula. Dengan teknik penulisan anak alay. Sama sekali bukan kabar penting dan mendesak yang harus dikirim jelang tengah malam. Baru kali ini mengalami yang seperti ini. Sebelumnya selalu pesan normal.
Tapi entah kenapa waktu tidak ada perasaan jengkel atau marah. Yang ada malah merasa lucu, bahkan sampai tertawa geli sambil memandangi layar ponsel. Tapi tentu saja tidak menertawakan si pengirim, melainkan sedang menertawakan diri sendiri. Untungnya cuma ketik YES, tidak sampai balas ON.
Masih setia pakai SMS juga?



Tinggalkan Balasan ke cfn Batalkan Balasan