Seorang ibu di Rumah Sakit Shuhada Al Aqsa yang anaknya terbunuh dalam serangan Israel terbaru di Gaza tengah (12/05). (Foto: QNN)

TikTok, AIPAC, Hingga #Blockout

Jika Anda memperhatikan foto di atas berikut keterangannya, sudah barang tentu dapat dengan segera memahami tentang apa catatan ini. Walau itu pun dengan catatan, bahwa Anda sama sekali tidak terputus dengan informasi dari dunia luar. Ya, ini memang tentang Palestina, namun tidak secara langsung tentang apa yang terjadi di sana. Melainkan apa yang terjadi di belahan dunia lain terkait dengannya.

Catatan ini memang hanya terkait dengan apa yang terjadi di media sosial. Khususnya pada aplikasi yang dipergunakan, dan apa yang menjadi topik tren di aplikasi tersebut. TikTok, aplikasinya. FYP yang menjadi alat ukurnya. Hanya saja, ini sifatnya pribadi, tidak mesti sama, tergantung kebiasaan seseorang saat menggunakan media sosial. Jadi, jika FYP Anda selalu orang² yang sedang joget-joget, besar kemungkinan tidak mengikuti isu-isu yang dicatat di sini. 😉

Setelah mengamati apa yang berseliweran di halaman selama beberapa hari terakhir ini, dapat disimpulkan terdapat tiga isu utama yang berkelindan dengan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Mulai dari TikTok, AIPAC, hingga gerakan #Blockout. Sebenarnya ada satu lagi yang turut meramaikan, yakni Macklemore. Seorang penyanyi rap Amerika yang membuat heboh dengan lagu yang baru saja dirilisnya, berjudul Hind’s Hall. Ini pun masih ada kaitannya dengan Palestina.

Pertama, tentang TikTok. Pemerintah AS memaksa agar TikTok dijual kepada pihak di AS dalam waktu 6 bulan ke depan. Jika tidak, maka diancam akan ditutup atau dicekal operasional di AS. Pihak TikTok saat ini sudah memberikan tanggapan, bahwa mereka lebih memilih untuk menutup operasinya di AS dari pada harus menjualnya. Ditengarai pemaksaan tersebut disebabkan tidak dapat dikontrolnya isu Palestina yang menyudutkan AS dan Israel pada platform TikTok.

Kedua, tentang AIPAC, akronim dari American Israel Public Affairs Committee adalah sebuah kelompok lobi di Amerika Serikat yang bertujuan melobi Kongres Amerika Serikat dan badan eksekutif pemerintahan dengan tujuan menghasilkan kebijakan yang meningkatkan hubungan dekat antara Amerika Serikat dan Israel.

Masyarakat AS tampaknya baru mulai sadar, betapa besar pengaruhnya pada sistem politik AS. Padahal bagi yang mengikuti, ini merupakan isu lama. Operasi AIPAC dalam sistem politik AS memang menggurita, tidak sebatas lobi kongres dan sejenisnya. Termasuk pula mendukung politisi yang sejalan, serta melakukan upaya sistematis untuk menjatuhkan pihak yang dinilai berseberangan dengan kepentingan Israel. Untuk itu, mereka bersedia keluarkan dana yang sangat besar.

Ketiga, tentang #Blockout. Ini merupakan hal yang baru terjadi beberapa hari lalu. Bermula dari Met Gala. #Blockout atau #Blockout2024 adalah sebuah gerakan di media sosial yang mengajak para pengguna media sosial untuk memblokir media sosial milik selebritas yang tidak mau bersuara tentang Palestina, atau bahkan yang mendukung penjajahan Israel di Palestina.

Tiga isu dan FYP yang saling berkelindan di atas itu memiliki satu kesamaan, yakni terjadi dan bermula di AS. Banyak warga AS yang kini terbuka dan mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi, baik di dalam negerinya sendiri, serta di luar AS. Sementara bagi sebagian -mungkin besar- warga dunia, garis besar isunya sudah menjadi rahasia umum. Terutama jika ditilik dari standar ganda yang digunakan oleh AS ke berbagai penjuru dunia. Ternyata warga AS banyak yang baru menyadari beragam hal. Utamanya, bagaimana ternyata selama ini opini mereka dikontrol. Tidak salah jika dalam salah satu video yang pernah beredar, seorang mantan agen CIA menyatakan bahwa masyarakat AS adalah yang paling mudah di dunia untuk dimanipulasi.

Apakah itu lantas berarti kondisi masyarakat Indonesia lebih baik dari pada di AS? Rasa-rasanya ini tidak perlu dijawab dengan iya atau tidak. Namun harus dijawab dengan cara bahwa itu harus diusahakan. Tapi setidaknya, untuk ketiga isu sejenis itu, kita masih bisa bersyukur.

Salam.

Mhd Wahyu NZ

Ikuti » Kanal Telegram

ANIQS - Pakaian Muslim Pria
ANIQS - Pakaian Muslim Pria

Tinggalkan sebuah Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir Ke Atas