Ini hal yang tidak menyenangkan! Fitur terjemahan Telegram sejak akhir Juni lalu mengalami masalah, hingga saat ini. Pesan yang menyatakan “Translations are currently unavailable” ditampilkan saat mencoba menerjemahkan pesan baik pada obrolan atau melalui kanal/channel.
Sudah banyak pengguna yang telah melaporkan masalah tersebut pada platform pelaporan bug resmi Telegram dan di media sosial, yang menunjukkan masalah yang meluas. Beberapa pengguna menilai bahwa Telegram mungkin sengaja menonaktifkan fitur tersebut, sementara yang lain percaya itu adalah bug yang perlu diperbaiki.
Sementara itu, pernyataan resmi Telegram melalui akun X mereka adalah sebagai berikut:
The translation feature is temporarily unavailable while we make some technical fixes. We apologize for the inconvenience – it should be available again soon. (Fitur terjemahan saat ini tidak tersedia sementara kami melakukan perbaikan teknis. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini – fitur tersebut akan tersedia kembali dalam waktu dekat.)
Hal tersebut dialami ketika menggunakan Telegram baik pada perangkat ponsel, pun pada desktop. Mau tak mau, hal tersebut cukup menghambat perolehan informasi melalui beberapa sumber yang tidak menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Selama ini, fitur terjemahan tersebut sudah sangat membantu.
Sebagai salah satu contoh, ketika ingin mendapatkan informasi perkembangan yang terjadi di Gaza dan/atau Palestina secara umum, maka salah satu sumbernya adalah Kanal Resmi Gerakan HAMAS. Info utama dalam bahasa Arab, dan gundul. Manalah awak paham 😥 Begini contohnya:

Kalau arabnya arab gundul, tapi arab melayu, masih bisa membacanya, minimal pernah bisa 😀 Tapi ini ‘kan bahasa arab yang memang bahasa arab. Untungnya mereka memiliki kanal alternatif dalam Bahasa Inggris. Sumber lain yang dalam bahasa Inggris juga ada, semisal QNN. Tapi untuk sumber informasi lainnya? Wallaahu a’lam.
Sehingga untuk sementara harus menggunakan cara lain untuk mengatasi kendala bahasa, yakni harus disalin dan menggunakan aplikasi penerjemah pihak ketiga. Salah satu aplikasi yang digunakan saat ini adalah DeepL Desktop.

Tapi memang, merupakan hal yang lumrah jika sebuah aplikasi mengalami permasalahan teknis. Sebagai pengguna tentu berharap agar kendala pada fitur terjemahan Telegram ini dapat segera teratasi dan dapat kembali berfungsi sebagaimana harusnya. Sehingga sangat membantu seseorang yang bukan poliglot ini.
Pembaruan: Hari ini, 10 Juli 2025, fitur terjemahan Telegram sudah berfungsi sebagaimana harusnya.



Tinggalkan sebuah Komentar