Sebelumnya harus ditekankan terlebih dahulu, bahwa ini adalah perkara selera! Sehingga akan sangat subjektif. Setiap orang memiliki hak dan lidah sesuai dengan selera masing-masing. Karenanya, usah berdebat!
Salah satu menu yang sangat umum barangkali adalah telur. Baik berasal dari ayam, bebek, puyuh, atau penyu. Hanya saja, untuk alasan tertentu, aku sudah sangat lama tidak lagi berkenan mengonsumsi telur penyu.
Telur ayam dan bebek adalah yang paling umum. Walau pun masing-masing akan memiliki jenisnya masing-masing. Ada yang suka telur ayam kampung, ada pula yang lebih menggemari telur tambak, yang merupakan salah satu varian telur bebek.
Telur dapat diolah menjadi banyak menu. Mulai dari yang paling sederhana, direbus, lalu mata sapi atau ceplok, dibikin dadar, dan lain-lain. Bahkan dalam keadaan tertentu, bisa pula dibuat menjadi Spicy Scrambled Eggs.
Khusus untuk varian menu telur rebus, aku memiliki parameter tersendiri. Bahwa telur rebus yang paling enak dan sempurna itu adalah yang kuningnya tidak matang seluruhnya. Hanya saja ini dengan catatan, yakni ketika dinikmati bersama mie goreng.
Karena telur rebus yang dimasak seperti itu tidak selalu cocok ketika dinikmati bersama makanan lainnya. Misalnya saja bersama rawon. Ya, untuk rawon aku hanya bisa menikmati kuahnya, tidak dengan dagingnya. Sehingga kuah rawon itu harus ditemani oleh telur rebus.
Bagaimana cara membuat telur rebus agar dapat enak secara sempurna sehingga mampu memberikan nilai tambah selera saat menikmati mi goreng?
Mudah. Bahkan sangat mudah. Faktor kuncinya adalah waktu. Jika waktu SMA dulu, setiap kali merebus telur untuk keperluan ini, aku selalu berpatokan pada panjang lagu. Sehingga selalu saja sambil mendengarkan lagu. Saat itu jaman kejayaan musik rock atau metal.
Kini sudah tidak begitu lagi. Melainkan mengandalkan alarm yang ada di ponsel untuk menghitung waktu. Tentu saja validitasnya lebih tinggi. Alarm berbunyi, artinya telur sudah selesai direbus. Harus segera diangkat.
Cara membuatnya adalah: Rebus air terlebih dahulu sampai mendidih sempurna. Setelah air mendidih, masukkan telur ke dalamnya. Biarkan telur direbus dalam air mendidih selama ±7 menit. Hanya begitu caranya. Akan lebih bagus jika dimulai dengan doa. Sangat mudah, bukan?
Jika tidak sependapat, artinya selera kita memang berbeda.



Tinggalkan sebuah Komentar