Tumblr Bergabung Bersama Keluarga WordPress

Automattic.Inc mengakuisisi Tumblr

Tumblr kini menjadi bagian keluarga besar WordPress setelah diakuisisi oleh Automattic.Inc dari Verizon Media
Tumblr kini menjadi bagian keluarga besar WordPress setelah diakuisisi oleh Automattic.Inc dari Verizon Media

Verizon telah setuju untuk menjual Tumblr kepada Automattic.Inc yang juga dikenal sebagai pemilik WordPress. Verizon, sebelumnya mengakuisisi Tumblr pada 2017 setelah membeli Yahoo. Nilai transaksinya sendiri tidak diungkapkan secara resmi. “Kami bangga dengan apa yang telah dicapai tim dan senang telah menemukan mitra yang sempurna di Automattic, yang keahlian dan rekam jejaknya akan membuka kemungkinan baru dan menarik bagi Tumblr dan penggunanya,” ujar Guru Gowrappan, CEO Verizon Media terkait transaksi tersebut.

Tumblr, beberapa waktu lalu di Indonesia sempat macet total karena diblokir oleh pemerintah. Namun pada Desember 2018 lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi mencabut pemblokiran yang dilakukan pada platform blog Tumblr. Pencabutan ini dilakukan karena Tumblr dinyatakan telah bersih dari konten² pornografi.

Pada dasarnya, Tumblr adalah platform blogging yang berbeda dari saat dulu yang ada. Katakanlah dua platform populer lainnya, yakni WordPress dan Blogspot. Tumblr menyediakan fitur untuk membuat jenis kiriman khusus. Teks, foto, quote/kutipan, url, dan lain sebagainya. Sehingga bagi salah seorang pengguna Tumblr (sebagai contoh), hal itu sangat menarik. Hanya saja secara default, url setiap posting Tumblr memang tidak “seramah” WordPress maupun Blogspot.

Hal yang menarik dari akuisisi Tumblr oleh Automattic ini adalah, apa yang akan terjadi pada Tumblr kelak? Karena bagaimanapun sekarang nge-blog tidak seriuh dulu lagi. Sekarang lebih ramai pengguna Facebook, Instagram, dan lain-lain. Akan bagaimana Matt Mullenweg dan kawan²nya menjadikan Tumblr setelah bergabung sebagai bagian keluarga WordPress.com, Jetpack, WooCommerce, WordPress.com VIP, Simplenote, Longreads, dan lain-lain itu?

Entahlah, sebagai pengguna Tumblr saat ini masih belum berpikir apapun tentang itu. Mungkin juga takkan pernah memikirkannya. Tunggu saja kebijakan-kebijakannya akan seperti apa dan bagaimana. Toh saat Tumblr diblokir juga tetap setia menggunakannya, meski dengan bantuan pihak ketiga. Setidaknya, saat ini cukup senang bahwa Tumblr sudah bergabung dengan pihak yang sejak dulu bergelut di dunia yang sama. Ada harapan untuk Tumblr tidak menjadi sekedar ada. Sebagaimana apa yang disampaikan oleh Matt:

When the possibility to join forces became concrete, it felt like a once-in-a-generation opportunity to have two beloved platforms work alongside each other to build a better, more open, more inclusive – and, frankly, more fun web. I knew we had to do it.

– Matt Mullenweg

Sementara menunggu waktu yang terus berjalan dan nasib Tumblr, silakan bagi yang ingin membaca pernyataan resmi Matt Mullenweg melalui akun Tumblrnya. Matt, seorang pengguna Tumblr (sejak 2007), yang kini menjadi pemiliknya (2019).

_
Salam. Bahagialah selalu...

Mhd Wahyu NZ
Telegram | Facebook