Setujukah Mingguraya Banjarbaru Ditata Ulang?

Mingguraya Banjarbaru
Sebagian keadaan di kawasan Mingguraya Banjarbaru saat ini.

Mingguraya, yang terletak di pusat Kota Banjarbaru ini memang memiliki sejarah panjang sehingga menjadi sebagaimana adanya saat ini. Saat kecil dulu, sempat pula nonton TV umum di situ. Selain banyak hal lain yang pernah ada di sana, selain tempat jajanan yang bertahan hingga kini. Hanya formatnya yang berubah.

Bagaimana keadaan Mingguraya saat ini? Mau dibilang rapi, ya tidak juga. Mau dibilang kumuh, ya juga tidak. Sebagai bagian dari pengunjung, maka berusaha melihat Mingguraya saat ini secara konstruktif saja, yakni berpotensi namun perlu penataan. Maka fokusnya adalah potensi dan penataan. Dua hal yang akan saling berkaitan. Potensi akan tidak maksimal atau bisa saja menjadi percuma, apabila tidak ditata dengan baik.

Apa potensi Mingguraya? Satu contoh, apa yang diinisiasi oleh beberapa orang kawan secara informal, nyatanya telah turut memperkenalkan Banjarbaru hingga ke luar Kalimantan. Itu melalui Aku Telah Baca Puisi di Mingguraya. Itu contoh potensi yang tidak terasa secara langsung akibatnya bagi Kota Banjarbaru. Tentu saja masih ada potensi² lainnya, tidak perlu dituliskan semua. Terlebih lagi bisa jadi ada hal² lain yang belum terpikirkan dari satu tempat ini.

Sekarang, awali saja dari hal sederhana: Penataan!

Mingguraya sungguh perlu ditata ulang. Foto di atas salah satu contoh penampakan keadaan di Mingguraya saat ini. Apa yang terpikirkan saat melihat keadaan yang begitu rupa?

Akses jalan yang terhalang karena ditaruh meja kursi, onggokan atap rusak yang menambah rusak pemandangan. Contoh sederhana hal yang perlu ditata. Hal praktis itu, belum memerlukan konsep yang rumit atau kompleks. Apa yang diperlukan juga sederhana: kemauan dan ketegasan. Agak sulit dikit: konsistensi.

Ya kalau agak² susah, mulai saja dulu hal yang kasat mata. Bagaimana agar Mingguraya menjadi rapi dan suasananya menjadi enak untuk siapapun juga. Baru kemudian dilanjutkan dengan penataan pada sisi lain. Masa’ iya sih tidak mungkin menata Mingguraya? Rasa-rasanya tidak mungkin begitu.

Jadi, setujukah jika Mingguraya di Banjarbaru ini perlu ditata ulang?

Ada Tanggapan?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas