HARDIKNAS 2020: Belajar dari Covid-19

HARDIKNAS 2020: Belajar dari Covid-19

Setiap tanggal 2 Mei, diperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Indonesia. Demikian pula halnya pada tahun 2020 ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah mengumumkan tema peringatan Hardiknas tahun 2020 ini, yakni “Belajar dari Covid-19”. Nah, sudah belajar apa saja dari pandemi Covid-19 saat ini?

Kalau mencari uraian resmi makna tema Hardiknas 2020 sebagaimana di atas, sampai saat ini memang belum ketemu. Adanya hanya pedoman peringatan Hardiknas, logo resmi berikut uraian maknanya. Sayangnya sampai saat ini juga belum menemukan sambutan resmi Mendikbud. Mungkin besok akan ada. Karenanya, kita saat ini meraba maknanya saja, toh sudah nampak jelas juga kan?

Kembali ke pertanyaan awal, sudah belajar apa saja dari ada pandemi Covid-19 ini?

Secara pribadi, ketika coba merenungkan pertanyaan itu, pada akhirnya kembali lagi kepada apa yang pernah dituliskan beberapa waktu lalu, yakni tentang Kota Banjarbaru yang berencana menerapkan PSBB. Bagian penting dari tulisan itu adalah…

Maka mungkin akan banyak orang dan bidang yang terdampak. Maka yang sedang diuji bukanlah saudara² kita yang terdampak. Bukan mereka yang (kemudian) kesulitan yang tengah mendapatkan ujian, sekalipun benar harus bersabar. Yang sebenar sedang diuji adalah mereka yang berkecukupan dan berkemampuan. Pada saat seperti ini, kepedulian kita semua sedang diuji.

Ya, pelajaran penting kali ini adalah tentang kepedulian. Baik secara personal maupun kolektif. Itulah pelajaran paling penting yang didapatkan secara pribadi dari pandemi Covid-19 saat ini. Kepedulian, yang jika diturunkan, akan banyak sekali bentuk dan skala turunannya. Berusaha tidak menjadi bagian dari penularan juga sebuah bentuk kepedulian kepada orang lain.

Banyak, sangat banyak cara atau jalan untuk peduli. Syaratnya hanya satu, yakni mau! Kalau sudah mau, maka lakukanlah, sekecil apapun tidak usah bersedih. Lakukan sesuai kemampuan. Karena tangan di atas selalu lebih baik dari pada tangan di atas.

Sementara, mungkin saja lain orang akan mendapatkan pelajaran yang berbeda. Tentu saja itu tidak mengapa. Tapi setidaknya, ada pelajaran berharga yang masing-masing kita dapatkan. Pelajaran yang mudahan membawa kebaikan.

Selamat belajar dari Covid-19!

Salam,-

Mhd Wahyu NZ © mwahyunz.id

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan tutup Banjarbaru dengan besi dan beton. Kita masih perlu tanah dan pepohonan!
Informasi jual beli tanah rumah Kalimantan Selatan
Gulir ke Atas