Koloni lebah kelulut yang sedang berada di sarangnya, untuk kemudian diambil madunya. ©mwahyunz.id

Belajar Panen Madu Kelulut

Akhirnya, waktu yang ditunggu tiba juga. Yakni ingin belajar panen madu kelulut, dengan mengambil atau tepatnya menyedot madu langsung dari sarang kelulut. Lebah yang konon tidak menyengat. Sebelumnya, harus menunggu adik memberikan pernyataan secara sah dan meyakinkan, bahwa madu kelulut itu sudah siap untuk diambil/dipanen. Karena memang dia yang sedang membudidayakan kelulut tersebut. Lagi pula, mungkin tangannya memang dingin untuk urusan makhluk hidup seperti ini.

Karena sebelumnya tak pernah tahu, maka tentu saja harus diawali dengan proses belajar. Baca ini itu, dan bertanya kepada adik. Oke, sudah siap untuk memanen. Dan itulah, pada hari Ahad kemarin. Pergi ke rumah adik, yang ada berlog-log sarang kelulut lengkap dengan toppingnya. Tempat dimana diharapkan kelulut akan membangun koloni dan menempatkan madunya.

Kalau dalam video berikut tidak terlihat ada kekacauan, maka percayalah, karena hal itu sudah diedit dan dipotong serta memang tak direkam. Sebenarnya bukan kekacauan proses panennya, tapi karena kabur sebab tak tahan ada sekawanan kelulut yang perlahan mencoba merubung saat sedang asyik mengambil madunya. “Tenang saja, jangan takut!” kada adik sambil tertawa dari jarak aman. “Hei, ini bukan soal takut, tapi intuisi untuk mempertahankan diri!” begitu jawaban kepadanya.

Pada sarang yang nampak rumit itulah terletak madu yang disimpan kelulut. Kadang agak lucu juga melihat sarangnya. Entah kenapa melihatnya jadi terbayang anggur yang berdempet-dempet sedemikian rupa, lengkap dengan tangkainya. Tapi sebelum madunya diambil, maka biarkan dulu saja sejenak kelulutnya pergi jalan-jalan. Agar tak terganggu dan mengganggu.

Hasil belajar? Lumayanlah, dapat ± 300ml. Selebihnya sisakan kepada yang lebih ahli. Mungkin kalau diulang berkali-kali akan semakin tahan. Atau, paling tidak diharapkan bisa akrab dengan kelulutnya. Agar mereka tidak marah-marah saat madunya diambil. Rasa madu yang baru saja diambil kali ini terasa manis. Lebih manis dari madu dari kelulut lain yang pernah dicoba, yang rasa asamnya lebih ketara. Tergantung makanannya kata adik.

Sementara apa itu kelulut, apa khasiat madu kelulut, dan hal lain seperti itu, sudah banyak informasi yang menuliskannya. Silakan cari dan baca. Hanya saja, yang mungkin bisa ditegaskan adalah, bahwa madu kelulut adalah jenis madu yang bila kapan saja dibawa pulang ke rumah, stabilitas akan tetap aman dan terkendali. Beda dengan madu lainnya. Begitu.

Salam,

Mhd Wahyu NZ © mwahyunz.id

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas